Jumat, 10 Juni 2016

CATATAN HATI SEORANG IJAH (#1)



-Daftar Magang-
 
Hai guys.. namaku Nur Khodijah Masykuroh Alfisyahrin, biasa dipanggil Alfi atau Ijah. Mahasiswi semester 6 di POLINES, Program Studi D4 Teknik Telekomunikasi. Oya, judul itu aku dapet ide dari salah satu sahabat SMK ku, Arif. Baiklah, karna aku gak pandai berkata-kata jadi langsung aja ke cerita. Hehehe... ^o^/
Waktu itu bulan Oktober 2015, pak Kaprodi (Kepala Program Studi) D4 Teknik Telekomunikasi memberitahukan bahwa kelas TE3A dan TE3B harus sudah mempersiapkan diri dan segera mencari informasi tentang tempat magang. Kalo bisa, segera daftar biar ga kedandapan pas waktu magang-bulan Maret 2016-nanti. Emang dasar aku orangnya suka gugup kalo dikasi pemberitahuan begitu, langsung dah cari-cari lowongan magang di internet. Aku tuju salah satu stasiun TV nasional sebagai sasaran magang, karna dari SMK (dulu aku jurusan Multimedia) aku pengen banget bisa magang di Industri Pertelevisian. Jadilah aku bersama sahabatku, Memei, dan 3 temen cowo, Bang Jek, Kokoh, dan Ijul, daftar magang online, di stasiun TV itu setelah cari info lengkap tentang lowongan magang di stasiun TV tersebut. Kami resmi terdaftar, tanggal 30 Oktober 2015. Dalam blog stasiun TV itu ada pernyataan, jika tidak mendapat konfirmasi dari perusahaan (stasiun TV) dalam jangka 2-4 minggu maka kemungkinan jadwal magang sudah penuh terisi di bulan yang diinginkan untuk melaksanakan magang.
2 minggu sudah lewat, kami belum mendapat kabar. 4 minggu lewat juga, oke fix kita gak dapet jatah magang di stasiun TV itu. Untunglah masih ada 1 stasiun televisi yang sudah bekerja sama dengan kampus 2 tahun belakangan. Awalnya aku kurang tertarik mendaftar di stasiun TV yang sudah bekerja sama dengan kampus, karna segmen acaranya ditujukan untuk orang-orang kalangan pekerja dan pebisnis. So, gak ada acara hiburan atau entertainment-nya. Tapi aku coba ambil sisi positifnya, “Aku pikir mungkin emang aku harusnya magang di stasiun TV yang sudah bekerja sama dengan kampus. Mungkin aja kalo aku magang di satsiun TV yang kuinginkan sebelumnya, aku gak akan kuat atau bahkan ga bakal betah”, batinku. Waktu itu sudah bulan Januari, pak Kaprodi minta seluruh kelas TE tingkat 3 yang jumlahnya Cuma 34 orang (19 orang TE3A dan 15 orang TE3B) untuk segera membagi sama rata jumlah orang di tiap-tiap perusahaan yang sudah MOU dengan kampus. Perdebatan antara 34 orang itu sangat sengit, saling tak mau mengalah dan berjubel hanya di 2 perusahaan. Sekalinya ada yang mengalah juga agak gak ikhlas (*kayaknya wkwkwk ^.^v). Yaa.. mau gimana lagi, 34 orang harus nyebar di sekitar 10 perusahaan yang belum tentu diminati. Bismillah.. akhirnya aku pilih stasiun TV yang sudah bekerja sama dengan kampus. Surat lamaran, Proposal Magang, Surat Rekomendasi Kampus, CV, dan salinan KHS pun sudah dikumpul jadi 1 untuk diserahkan ke pak Kaprodi.
Awal Februari, tiba-tiba pak Kaprodi menginfokan lewat grup WA bahwa beberapa mahasiswa yang melamar di salah satu perusahaan pelayanan telekomunikasi, dialihkan ke perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama, yang baru saja MOU dengan kampus tanpa alasan yang ditulis dengan jelas. DEG! Aku dan keempat sahabatku, Gita, Upit, Ndeng, dan Memei saling tatap. Tanpa saling bicara, kami berlima hanya saling lihat dengan pandangan shocked, seolah bertanya satu sama lain “Bagaimana dengan perusahaan tujuan kita?” sambil setengah menahan nafas. “HHH..” kami menghembuskan nafas yang masih saja tertahan dan mulai saling berpendapat tentang info yang baru saja diberikan. Kami hanya bisa berharap semoga Allah melancarkan semua urusan magang kami di semester ini. Karna magang kami gak naggung-nanggung, peraturan Jurusan menyatakan Teknik Telekomunikasi D3 dan D4 wajib magang minimal 4 bulan dan maksimal 6 bulan. Oya.. kami berlima memilih perusahaan yang berbeda. Gita melamar perusahaan pelayanan telepon di Semarang, Upit melamar perusahaan yang bergerak di bidang Komunikasi Data di Jakarta Selatan, sedangkan aku, Memei, dan Ndeng melamar di stasiun TV di Jakarta Barat bersama Amin, Anin, Devan, Dimas, Rika, dan Za.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar