Jumat, 11 Juli 2014

Sensor Sentuh (Touch Sensor)




EMERGENCY TOUCH ALARM


Emergency Touch Alarm yang telah dibuat ini bisa dimanfaatkan sebagai Emergency Alarm di rumah sakit yang digunakan untuk memanggil dokter atau suster dari kamar cukup dengan menyentuhnya. Setiap kamar terhubung dengan 1 rangkaian. Touch Plate 1 diletakkan di kamar pasien, sedangkan LED, Buzzer, dan Touch Plate 2 terletak di ruang jaga suster. Settingan alarm dibuat Buzzer mati dan Led menyala. Jadi ketika pasien membutuhkan pertolongan darurat kemudian menyentuh alarm di kamarnya (Touch Plate 1), buzzer akan menyala dan LED akan mati. Setelah pasien mendapatkan pertolongan, suster bisa menyentuh alarm yang ada di ruang jaga suster (Touch Plate 2) untuk mematikan Buzzer dan menyalakan LED yang menandakan pasien dalam kondisi baik – baik saja / sudah ditangani. Emergency Touch Alarm ini dipilih karena rangkaiannya simpel, murah, mudah digunakan, dan lebih sensitif dibanding dengan alarm yang menggunakan tombol.

Berikut adalah rangkaian Emergency Touch Alarm : 

Rangkaian Emergency Touch Alarm

Komponen yang digunakan untuk membuat Emergency Touch Alarm adalah :
·      PCB
·      IC NE555                          1 buah
·      Buzzer 9 – 12 volt          1 buah
·      LED                                      1 buah
·      R = 220 Ω                           1 buah
·      Kabel penghubung          secukupnya
·      Kawat                                    4 potong



PRINSIP KERJA 
Emergency Touch Alarm yang dibuat, dapat diaktifkan menggunakan tegangan 9 – 12 volt sesuai dengan kapasitas buzzer yang digunakan. Tegangan positif dihubungkan ke Touch Plate 2 pada kaki IC ke 8 dan ke resistor yang di seri dengan LED. Sedangkan  tegangan negatif dihubungkan ke Touch Plate 1 pada kaki IC ke 1 dan ke Buzzer. Touch Plate yang digunakan masing – masing memanfaatkan 1 pasang potongan kawat.
Ketika Emergency Touch Alarm dihubungkan dengan sumber tegangan, secara otomatis buzzer akan menyala sedangkan LED mati. Kemudian jika Touch Plate 2 disentuh dengan jari, buzzer akan mati dan LED menyala. Sedangakan jika Touch Plate 1 yang disentuh, maka buzzer yang akan menyala dan LED mati.

Emergency Touch Alarm
(a) Emergency Touch Alarm saat pertama dihubungkan ke tegangan

Emergency Touch Alarm
(b) Emergency Touch Alarm jika disentuh Touch Plate 2

Emergency Touch Alarm
(c) Emergency Touch Alarm jika disentuh Touch Plate1


 INOVASI
Emergency Touch Alarm ini bisa dikembangkan rangkaiannya dengan menghubungkan dengan rangkaian sensor lain, misal dengan sensor asap. Ketika asap dideteksi, maka saklar yang menghubungkan alarm dengan tegangan akan terhubung dan mengaktifkan buzzer sebagai penanda ada api. Dengan begitu alarm ini bisa berfungsi sebagai alarm kebakaran di sebuah ruangan.

  
Emergency Alarm Asap
(a) Emergency Alarm jika tidak terdeteksi asap

Emergency Alarm Asap
(b) Emergency Alarm jika terdeteksi asap

Demikian Sensor Sentuh tentang Emergency Touch Alarm yang bisa saya tuliskan, semoga bermanfaat. Jangan lupa tinggalkan komentar, kritik, dan saran yaa.. ^o^/